Senin, 26 Mei 2014

cara paling murah buat laju motor kencang

Hampir semua pengendara sepeda motor pasti menginginkan kendaraanya bisa ‘berlari’ kencang. Tapi, bagaimana caranya membuat kendaraan mampu melaju kencang diatas standar? Asal tahu saja, untuk membuat sepeda motor bisa dipacu kencang, salah satunya dengan meng- up grade pengapian. Diantaranya mengganti CDI, koil dan mengganti busi.
Namun, untuk penggantian semua pengapian tersebut di atas membutuhkan anggaran yang cukup ‘menguras’ kantong. Nah, bagaimana dengan bikers yang berkantong pas-pasan?
Bagi bikers yang mempunyai uang pas-pasan, saat ini ada metode murah yang bias diterapkan. Namun, hasilnya dijamin sangat luar biasa, yaitu dengan metode ground strap.
Menurut Alexander Yudho Adianto, blogger yang gemar otomotif, ground strap adalah grounding yang dilakukan pada kabel busi yang berfungsi sebagai booster, sekaligus stabilizer pengapian. Teknologi ground strap akan menghilangkan kapasitansi kabel busi dan menyerap frekuensi liar yang tercipta di sekeliling kabel busi.
Kapasitansi dan frekuensi ini bervariasi, tergantung kabel busi yang dipakai. Biasanya kabel busi yang "super" seperti protec racing wire akan menghasilkan arus yang lebih rendah. Sehingga dengan demikian pengaruh ground strap akan lebih terasa pada kabel busi standar. Ada pun efek yang dihasilkan mirip dengan stabilizer seperti 9Power.

Kawat kabel dililitkan/ Foto: IstimewaKawat kabel dililitkan/ Foto: Istimewa
“Untuk hasilnya bagusan mana? Ente rasain sendiri aja ye, resep ini atau 9Power,” kata Alexander Yudho Adianto yang berstatus mahasiswa dan karyawan swasta ini.
Adapun koil yang bisa menerapkan teknologi ini adalah koil Nology dan Protec Ultimate. Setelah menerapkan teknologi ini maka bisa mengamati sendiri perubahan pada api yang dihasilkan. Terutama saat ground strap diaplikasikan, api akan langsung berwarna biru dan fokus.
Untuk bisa menerapkan teknologi ini, pertama yang harus dilakukan adalah membeli kabel kawat di toko elektronik yang dijual Rp 3.000 per meter. Setelah itu, kupas kulit pelapisnya sehingga akan terlihat kawat tembaganya. Kawat tersebut lalu dililitkan di sepanjang kabel busi.
Agar menghasilkan kerja yang maksimal, sebisa mungkin kurangi panjang kabel busi dan buat lilitan yang rapat. Lilitan tidak perlu menutup semua kabel busi, namun pastikan sekitar 70-80% tertutup lilitan. Lebih rapat dan banyak lilitan maka hasilnya semakin bagus.                    
Setelah itu, ujung lilitan disambungkan atau dibaut dengan ground koil. Langkah terakhir, bungkus lilitan dengan isolasi listrik / kabel bakar. Ujung lilitan jangan lupa dihubungkan ke massa. Rakit koil ke posisi semula, untuk hasil yang optimal dan setel karburator.

Lupromax Oil Mulai Diproduksi di Indonesia

SPORTKU.COM - PT Magna Indonesia sebagai perusahaan pemegang merek Lupromax di Indonesia, hari ini (26/5) melakukan penandatanganan dan penyerahan lisensi dari Magna International (Kanada) kepada Magna Indonesia untuk memproduksi oli Lupromax serta mendistribusikan oli Lupromax tersebut ke jaringan Magna International yang tersebar di berbagai negara.

Bertempat di APL Tower markas Lupromax Indonesia, penandatanganan tersebut dilakukan oleh Ruby Widjaja, selaku CEO PT. Magna Indonesia dan Nelson Cheng selaku CEO Magna International yang disaksikan oleh Presiden Magna International dan beberapa negara dari jaringan dari Magna International, seperti Meksiko, USA, Bangladesh, Spanyol dan India.

Hasil Lupromax Oil Indonesia itu akan mulia dipasarkan pada bulan Juni 2014. Kepada SPORTKU.com, Ruby Widjaja selaku CEO PT Magna Indonesia menyampaikan,"Lisensi yang diberikan oleh Magna International kepada Magna Indonesia adalah hal yang sangat membanggakan sekaligus menjadi suatu indikator bahwa Magna International memberikan apresiasi akan keberhasilan dalam mengelola merek dan produk-produk Lupromax yang lebih dulu hadir di pasar retail Indonesia selama empat tahun terkahir ini".

"Saat ini kami sedang tahap produksi di Indonesia, selama setahun kami menargetkan ada 4,6 juta liter untuk disebar ke seluruh distributor Lupromax di Indonesia maupun untuk pasar dunia atau luar negeri," lanjut Ruby Widjaja.

Dengan iklim sosial, ekonomi, dan politik yang stabil dalam kurun waktu lima tahun terakhir di Indonesia membuat PT Magna Indonesia tidak ragu untuk menerima tantangan untuk memproduksi  dan mendistribusikan oli Lupromax ke berbagai negara.

"Banyak sisi positif yang dapat diambil dari diterimanya lisensi tersebut selain akan membuka lapangan pekerjaan baru tentunya akan berdampak kepada pertumbuhan ekonomi Indonesia kedepannya,"  tutup Ruby Widjaja.
Jumpa Pers Lupromax Oil Lisensi CeremonyLupromax oil, oli lupromax, pt magna indonesia, pt magna international,

Protes, Pelanggaran, & Penalti Warnai Persaingan di Brio Challenge

SPORTKU.COM - Persaingan Honda Brio Speed Challenge di seri ke-2 Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) yang berlangsung Minggu (25/5) kemarin cukup menjadi sorotan. Pasalnya serangkaian insiden yang terindikasi pelanggaran antara pembalap-pembalap terdepan menjadi bumbu persaingan khususnya di kelas rookie.
Insiden tersebut berawal saat pembalap dari tim AMPM Futsal Corner Bintang Sobo, Uki Ifwa yang sedang memimpin balapan merasa dicurangi oleh pesaing terdekatnya Adrianda Rahmadi saat memasuki tikungan terakhir. Uki merasa mobil yang dikendarainya sengaja ditabrak dan didorong hingga menabrak tembok pembatas sirkuit.
Imbasnya, Uki gagal melanjutkan balapan karena kondisi mobil yang rusak sementara Adrianda maneruskan lomba dan finish pertama. Tidak terima hal tersebut pihak Uki Ifwa bersama ofisial tim AMPM Futsal Corner mengajukan protes.
Bermodalkan barang bukti video rekaman dan keterangan marshal sirkuit, protes tersebut langsung diproses dan diinvestigasi oleh Dewan Pengawas Lomba bersama para stewards.
Hasilnya, Dewan Pengawas Lomba mengeluarkan keputusan yang terdiri dari beberapa poin antara lain pembalap dengan nomor 89, Adrianda Rahmadi dinyatakan bersalah dan dijatuhi penalti 30 detik dari total waktu tempuh dan mendapat peringatan keras untuk tidak mengulangi tindakan tersebut di seri-seri selanjutnya (Pasal 30.5).
Kemudian untuk kedepannya, kedua pembalap tersebut Uki Ifwa dan Adrianda Rahmadi akan mendapat pengawasan ekstra dari COC dan pengawas lomba. Sedangkan putusan terakhir berisi himbauan untuk Uki Ifwa agar tidak melakukan manuver defensif yang berlebihan.
Jika dilirik dari histori persaingan antara kedua pembalap, insiden yang terjadi antara Uki dan Adrianda memang memiliki muatan persaingan tensi tinggi. Pasalnya kedua pembalap tersebut memang sedang memimpin di tangga perebutan gelar juara rookie musim 2014 ini.
Di seri perdana yang berlangsung April lalu, Adrianda sukses menempati posisi pertama disusul oleh Uki Ifwa di tempat kedua sehingga selisih poin yang tipis di tabel klasemen antara kedua pembalap ditengarai menjadi latarbelakang insiden yang seharusnya tidak terjadi.
Kondisi mobil Uki Ifwa usai menabrak tembok pembatas sirkuituki ifwa, kondisi mobil, brio challenge
uki ifwa, kondisi mobil, brio challenge

Jakarta Ban Motorsport Masih Mendominasi Euro 3000

SPORTKU.COM - Jakarta Ban Motosport kembali mempertahankan dominasinya di Euro 3000 ETCC. Berjaya di Seri 1 yang berlangsung akhir April lalu, tim Jakarta Ban lagi-lagi mengisi baris terdepan dalam lanjutan seri 2 ETCC yang berlangsung, Minggu (25/5) di Sirkuit Sentul.
Bahkan empat pembalap Jakarta Ban yang mengendarai Porsche Carrera sukses mengisi lima besar Euro 3000 master. 
Rudi SL berhasil finish pertama disusul Renaldi Hutasoit di urutan kedua. Sementara pembalap dari tim Euro Alta Racing, Ahmad Sadewa mengisi podium ketiga.
Adapun posisi keempat dan kelima masing-masing diisi oleh pembalap Jakarta Ban lainnya yakni Taufan Cahyo dan Harry Zulnardy.
Euro 3000 merupakan kelas tertinggi yang diperlombakan di balapan mobil eropa yang bertajuk European Touring Car Championship (ETCC). Musim ini ETCC mempertandingkan tiga kelas antara lain Euro Novice, Euro 2000 dan Euro 3000.
Race result Euro 3000issom seri 2, hasil, result

Uki Ifwa Kecewa dengan Putusan Pengawas Lomba

SPORTKU.COM - Pembalap dari tim AMPM Futsal Corner Bintang Sobo, Uki Ifwa mengaku kecewa atas putusan Dewan Pengawas Lomba perihal protes yang diajukannya usai balapan di seri 2 Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) 2014 yang berlangsung di Sirkuit Sentul, Minggu (25/5).
Berlaga di balapan Honda Brio Speed Challenge kelas rookie, Uki Ifwa merasa dirugikan atas tindakan sang rival Adrianda Rahmadi yang dinilai sengaja mendorong mobilnya hingga ke pembatas sirkuit saat ia sedang memimpin balapan di tikungan terakhir.
Karena insiden tersebut Uki pun gagal melanjutkan balapan sementara Adrianda terus melaju dan finish pertama. Protes yang diajukan pihak Uki bersama ofisial tim langsung diinvestigasi oleh Pengawas Lomba bersama para stewards, namun secara tegas ia mengatakan kecewa hasil yang dikeluarkan.
"Saya kecewa karena Adrianda hanya dihukum penalti 30 detik. Jadi dia tidak kehilangan poin, hanya turun dari posisi 1 menjadi posisi 2. Itu saja," ujar Uki Ifwa kepada SPORTKU.com.
Menurutnya hukuman yang ideal atas tindakan yang dilakukan pesaing dekatnya itu adalah diskualifikasi. Bukan tanpa alasan, Uki menjelaskan bahwa kasus yang sama pernah terjadi di kelas Brio 1.3 L musim 2013 lalu dan hasilnya berujung diskualifikasi.
"Musim lalu juga pernah kejadian yang sama antara Radityo dan Romi Tarmizi. Sama seperti saya sedang memimpin di posisi satu, di tikungan terakhir ditabrak dan nggak finish tapi yang nabrak didiskualifikasi."
"Jadi seperti tidak ada kejelasan dalam penerapan aturan. Itu sih yang membuat saya kecewa," lanjut Uki.
Adapun putusan lain yang sulit diterimanya adalah poin terakhir hasil putusan Pengawas Lomba yang menyebutkan dirinya melakukan manuver defense yang berlebihan.
"Saya dianggap melakukan over defensive, tapi setelah melihat rekaman kamera Sentul dari tower lantai 4 semua steward bilang racing line saya sudah benar dan tidak ada indikasi over defense. Tapi ya sudahlah, apa daya," tutup Uki.
Uki Ifwa, pembalap tim AMPM Futsal Corner Bintang Sobouki ifwa
Kondisi mobil Uki Ifwa usai menabrak tembok pembatas sirkuituki ifwa, kondisi mobil, brio challenge

Selasa, 20 Mei 2014

KINETIC ENERGY RECOVERY SYSTEM (KERS)

Kinetic energy recovery system adalah pengereman regeneratif yang memliki mekanisme pemulihan energi biasanya terdiri dari pengontrol motor dan motor listrik, yang bisa mengurangi kecepatan kendaraan. Ini dilakukan dengan mengubah sebagian energi kinetik menjadi bentuk energi yang berguna sebagai gantinya. Sistem ini berbeda dengan rem konvensional, yang merubah energi dari pengereman menjadi panas. Energi kinetik yang dihasilkan tadi digunakan untuk memutar roda gila dan dapat dipakai lagi pada saat diinginkan tergantung dari konfigurasi sistem. Seperti dalam F1 digunakan pada saat mobil ingin menyusul. 
Sistem ini dapat juga menyimpan energi pengereman dalam bentuk energi sebagai energi listrik seperti pada electrical regenerative brakes di rel kereta listrik sistem ini membangkitkan energi listrik kembali kedalam supply sistem. Dalam batrai listrik dan kendaraan hybrid , energi disimpan dalam batrai atau capasitor bank untuk digunakan nantinya. Selain itu energi dapat juga disimpan sebagai udara bertekanan.
Kinetic energy recovery system ini akan dipasangkan dengan transmisi CVT khusus yang dapat mengubah 6-ke-1 rasio dalam satu revolusi. Artinya, dalam 50ms, transmisi dapat mencapai nilai mendekati nol sampai kekuatan penuh. Manfaat utama lainnya adalah sistem mekanik yang sangat efisien, tidak seperti sistem penyimpanan energi yang dapat kita temui di jalan seperti Prius, tidak ada baterai yang digunakan dalam sistem ini. Dengan tidak adanya batrai artinya pengemudi lebih aman, lebih sedikit memakan tempat, dan lebih ringan bahkan sistem KERS lebih ramah lingkungan, karena tidak akan dibuat dari - atau melibatkan pelepasan - baterai lithium yang sangat beracun. 

Kinetic Energy Recovery System (KERS), akan segera diuji dengan menggunakan mesin V8 Chevy, menjadi bagian dari sistem transmisi dari mobil dan menjadikannya lebih ringan: untuk aplikasi mobil F1, variator dan rodagila memiliki berat masing-masing tidah lebih berat dari 5 kg dalam sistem dengan massa total yang tidak melebihi 25 kg. Hal ini bagus untuk pembalap Formula 1 mendatang dan untuk mobil biasa, di mana sistem ini memiliki potensi besar untuk membantu mengurangi emisi CO2 dan polusi. Jumlah energi yang dapat disimpan terbatas namun untuk aplikasi dalam kendaraan sistem ini sangat berguna dikarenakan kendaraanakan selalu melakukan percepatan dan pengereman dari belokan ke belokan lain.

Orang-orang yang mengembangkan sistem ini mengatakan alat ini dua kali lebih efisien dari sistem electric hybrids. Selain itu sistem ini memiliki keuntungan tambahan karena rodagila disegel secara vakum, sistem ini tidak mengeluarkan suara, kecuali pada bagian penghubung ke transmisi dan bearing, yang merupakan bagian yang masih mereka kembangkan. 
Roda gila ini terbuat dari baja berkekuatan tinggi dan material komposit yang memiliki tegangan maksimum yang kurang dari con-rod dari mesin pembakaran internal konvensional.
Aplikasi KERS pada mobil F1 terbukti memliki efiktivitas lingkungan tidak terlalu besar. Dalam satu putaran hanya akan menghemat sekitar 0,021 liter bahan bakar, atau sekitar 1,47 liter dalam satu pertandingan. Dan ketika dibandingkan dengan jumlah bahan bakar yang digunakan di dalam 1 musim Formula 1, jumlahnya sangat kecil. Bahkan ternyata keseluruhan bahan bakar yang dibakar selama 1 musim F1 lebih sedikit dibandingkan penerbangan tunggal dari pesawat terbang dari Paris ke New York.
Dalam F1 perkembangan teknologi untuk kendaraan roda empat terjadi dengan cepat. Jika teknologi KERS yang baru masuk ke dalam dunia balap F1 pada awal musim tidak memiliki keuntungan untuk mobil, maka pada akhir musim teknologi ini harus memiliki keuntungan. 
Teknologi ini memang masih dalam tahap pengembangan. Namun orang-orang yang mengembangkan percaya kalau sistem ini akan berhasil dan digunakan di dalam dunia F1 maupun mobil biasa. Namun penghematan yang didapat oleh sistem ini tidak terlalu menguntungkan bila dibandingkan konsumsi bensin mobil ini. Selain itu bila dibandingkan dengan konsumsi pesawat terbang dari Paris ke New York pengembangan sistem ini bisa dikatakan hanya berpengaruh sangat kecil. Seperti pada menegemen energi bangunan penghematan yang dilakukan pada sistem lighting tidak terlalu berpengaruh tetapi bila menejemen dilakukan pada sistem AC maka dapat mengurangi konsumsi energi yang lebih besar. Maka selain mengembangkan untuk penghematan pada mobil sebaiknya dibuat juga lembaga untuk melakukan managemen energi pada pesawat karena memiliki pengaruh yang lebih besar.

Selasa, 13 Mei 2014

SPORTKU.COM - Diandra Gautama adalah salah satu perempuan muda Indonesia yang mengambil jalur balap sebagai pembuktian prestasi. Meski wanita, semangat dan perjuangannya dalam bersaing di  lintasan yang didominasi kaum adam, patut diacungi jempol. Hal itu dibuktikannya dengan menjadi juara umum Mercedes Benz Club Motorsport Indonesia Race Championship 2013 di kelas B5.
Gadis cantik berambut panjang yang sehari-harinya menggeluti dunia modeling ini, pada musim 2014 memastikan diri akan kembali membuktikan kemampuannya untuk mengikuti Mercedes Benz Club Motorsport Indonesia Race Championship 2014 di kelas B5 yang akan berlangsung di Sirkuit Internasional Sentul, Bogor pada akhir pekan ini, Sabtu-Minggu (26-27/4). 

"Tahun ini saya akan kembali ikut, dan tentunya sudah kangen banget sama keseruan di balapan," beber Diandra kepada SPORTKu.com. 

Ia juga menambahkan, "Mobilnya masih yang sama Mercedes Benz W124 E320. Bermesinkan 3200cc dan akan kembali turun di kelas B5." 

Pada seri kali ini, menurutnya persaingan akan semakin ketat karena terlihat dari semangat dan peningkatan animo yang terlihat dari munculnya pembalap-pembalap baru. 

Kezia Santoso : Bertanding Sampai Eropa Tapi Gak Tega Membunuh Nyamuk

  Pebalap berwajah kiyutzz Kezia Santoso mencetak prestasi hebat di umur 14 tahun. Saudara sepupu pebalap Rio Haryanto ini merebut gelar juara 1 di Kejuaraan Gokart Asia Max Challenge di Sirkuit Sepang, Malaysia. Pada 7 September lalu, tepat di ultahnya ke-15, pengagum Sebastian Vettel dan Kimi Raikkonen ini melakukan debut balap karting di Eropa. Putri sulung pasangan Yongliek Santoso-Menik Santoso ini memasang target bisa menembus balap Formula 1. Pasti bisa!
Wuiihhh, mulai balapan sejak kelas 6 SD.
    “Yang menginspirasiku terjun ke dunia balap adalah adikku, Keanon Santoso. Aku sering nemenin dia latihan balap di rental gokart di Kelapa Gading, Jakarta. Lama-lama, aku perhatiin kok seru ya? Aku iseng-iseng nyoba gokart. Seingatku itu akhir tahun 2009 (Waktu itu Kezia kelas 6 SD).”
Kelas 1 SMP, debut Kezia di balap profesional.
    “Aku mulai berlatih gokart di sirkuit Sentul pada pertengahan tahun 2010. Papa dan mama mensupport aku untuk ikut kejurnas balap profesional di kelas Mini Rock. Pertama kali balap, aku finish di urutan terakhir. Aku terus latihan dengan semangat, sampai akhirnya aku naik ke kelas Junior Rotax Max pada pertengahan tahun 2011. Awal tahun 2012, aku mulai deh ikut kejuaraan tingkat Asia.”
Butuh waktu 1,5 tahun untuk falling in love di dunia balap.
    “Begitu sampai di tingkat kejuaraan Asia, aku baru yakin kalo dunia balap akan jadi masa depanku. Aku mulai serius dan disiplin berlatih bersama tim, TKM (Triple K Motorsport). Aku dibantu Dicky Setiawan (pelatih teknis) dan Dennis van Rhee (pelatih fisik Rio Haryanto).”



Selasa, 29 April 2014

Kekurangan Pembalap, Gazpoll Racing Team Tetap "Gaspol"

SPORTKU.COM - Musim 2014 ini, siapa yang menyangka salah satu tim besar yang berlaga di ISSOM yakni Gazpoll Racing Team ternyata kekurangan pembalap. Hal tersebut disampaikan langsung oleh pembalap senior Gazpoll Racing, Tomi Hadi saat berlangsungnya seri perdana ISSOM 2014, di Sirkuit Sentul (27/4).
"Pembalap tim Gazpoll tahun ini banyak berkurang karena memang mayoritas mereka bekerja, dan sebagian ada yang melanjutkan pendidikannya," ujar Tomi Hadi. 
"Gazpoll juga memiliki pembalap wanita, namun karena harus mempersiapkan pernikahannya jadi tidak turun lintasan dulu," sambung Tomi.
Meski formasi pembalap Gazpoll musim ini tidak selengkap musim sebelumnya, namun pencapaian Gazpoll Racing Team di ISSOM Seri 1 cukup mengesankan. Tercatat beberapa pembalap Gazpoll mampu memboyong piala.
"Kami berhasil membawa pulang beberapa piala. Saya sendiri meraih juara pertama di MB Ina (balapan Mercedes) dan juara di Champ of Champ. Pembalap Gazpoll lainnya juga berhasil meraih piala seperti Ade Hendra, Dani, Hendrik, dan Hadaris Mulya," tutup Tomi Hadi.
Tomi Hadi, Gazpoll Racing Team
gazpoll racing team, tomi hadi, indonesian sentul series of motorsport, issom, 2014, seri 1,
gazpoll racing team, tomi hadi, indonesian sentul series of motorsport, issom, 2014, seri 1,
gazpoll racing team, tomi hadi, indonesian sentul series of motorsport, issom, 2014, seri 1,

Kenta Kameron Sumbang Podium Untuk Jakarta Ban

SPORTKU.COM - Seri perdana Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISSOM) menjadi awal manis bagi Kenta Kameron yang tahun ini bergabung bersama tim Jakarta Ban Motorsport, pasalnya pembalap muda yang kini berusia 17 tahun itu berhasil nangkring di podium pertama European Touring Car Championship (ETCC) 3000 di kelas C2 Master.

Kenta Kameron, yang turun menggunakan BMW E36 mampu finish di urutan pertama setelah melahap 12 lap dengan catatan waktu tercepat dari 15 pembalap di kelasnya. Menyusul di posisi kedua ada Hendy Prabowo dari tim Forza Auto One. Sementara posisi ketiga diraih oleh Aria KJA dari tim Karunia Jaya Abadi.

Kepada SPORTKU.com, Kenta Kameron mengaku bahwa persaingan di kelas ETCC 3000 C2 Master sangatlah berat. Jarak antara pembalap lainnya tidak terlalu jauh.
"Alhamdulillah saya berhasil tampil konsisten hingga mendapatkan podium juara 1 di kelas C2 Master 3000cc," beber Kenta Kameron.
"Mudah-mudahan ini akan menjadi awal yang baik untuk saya dapat terus tampil konsisten dan maksimal dalam melanjutkan seri-seri selanjutnya demi menargetkan juara umum di kelas C2 Master 3000," lanjut Kenta Kameron kepada SPORTKu.com. 

Kenta Kameron sumbang podium untuk Jakarta Ban di ETCC 3000 C2 Master
Kenta Kameron, Jakarta Ban, jakarta ban motorsport, ETCC 3000 C2 Master, ETCC 3000, BMW E36

Pebalap Achilles Juarai Ferrari F430 Competizione Indonesia Seri 2

SPORTKU.COM - Gelaran Ferrari F430 Competizione Indonesia seri 1 dan 2 telah usai digelar di Sirkuit International Sentul pada Sabtu-Minggu (26-27/4) kemarin yang merupakan bagian dari ajang balap Indonesian Series of Motorsport (ISOM) Seri 1.
Pembalap dari Tim Achilles, Uthan M. A. Sadikin berhasil menjuarai seri 2 Ferrari F430 Competizione Indonesia di kelas Copa Jakarta Ban. “Saya merasa sangat bangga dapat menang pada Seri 2 Ferrari F430 Competizione Indonesia. Kemenangan ini dapat terwujud berkat dukungan tim dan tentunya juga karena ban slick Achilles GS 328 yang memberikan grip dan daya tahan yang sangat baik untuk penggunaan balapan di sirkuit. Saya sangat puas dengan hasil lomba kali ini,” tutur Uthan.

Ban slick Achilles GS328 adalah official tyre dari kejuaraan balap Ferrari ini. Dengan ukuran 24/65 R19 untuk ban depan dan 29/68 R19 untuk ban belakang, ban ini berhasil memenuhi spesifikasi ban balap untuk sirkuit yang sangat membutuhkan ban dengan kualitas dan daya tahan yang bagus.
“Pada balapan ini pebalap kami telah membuktikan bahwa ban slick Achilles memang merupakan ban yang tepat untuk digunakan untuk supercar berperforma tinggi seperti Ferrari F430 untuk balapan di dalam sirkuit. Traksi dan durability dari ban kami berhasil mengeluarkan potensi maksimal mobil Ferrari F430 di Sirkuit Internasional Sentul pada hari Minggu kemarin,” jelas Dimasadrie Yahya, Brand Activation 4 W Achilles.
Ferrari F430 Competizione Indonesia dikategorikan dalam dua race, yakni Trofeo KFC (Kentucky Fried Chicken) untuk driver dengan pengalaman mengemudi di trek balap dan Copa Jakarta Ban untuk driver pemula.
Kegiatan ini sendiri diselenggarakan oleh Cavallino Nero bekerjasama dengan Ferrari Maserati Jakarta, serta disponsori oleh Achilles, Jakarta Ban, Lenovo mobile, OMP dan KFC.
Pembalap Achilles Juarai  Ferrari F430 Competizione Indonesia Seri 2

Pesona Umbrella Girls di ISOM 2014

BOGOR (DP) — Seri I Indonesian Sentul Series of Motorsport (ISOM) 2014 dihiasi gadis-gadis cantik yang berprofese sebagai umbrella girl dan grid girl. Pesona mereka merupakan hiburan tersendiri bagi para pengunjung di sirkuit Sentul, Bogor.

 



Jumat, 25 April 2014

Sentul D2 (Drag Race – Drag Bike) Seri 1 2014

0.1 Para Peserta D2 Sentul Saat Scrutineering
Sentul – Minggu lalu (20/04), Sirkuit Sentul menggelar Sentul D2 (Drag Race – Drag Bike) seri pembuka untuk tahun 2014. Dalam event ini berbagai kelas diperlombakan, baik Drag Race maupun Drag Bike. Mulai dari Drag Race kelas 12 hingga 19 detik dan Free For All (FFA). Adapun kelas-kelas yang diperlombakan dalam Drag Bike antara lain; Bebek 4 Tak 200cc, Kelas Matic TU 200cc, Kelas Sport 2 Tak 150cc F STD, Kelas Bebek 4 Tak TU 130cc, Kelas Sport 155cc, Kelas Bebek 2 Tak TU 130cc, Kelas Sport 140cc, Kelas Suzuki FU 155 Tune Up, Kelas FFA 4 Tak 250cc (Campuran), Kelas FFA Matic.
Dalam seri pembuka untuk event drag tahun ini. Tim balap yang unjuk kecepatan tidak hanya berasal dari Jabodetabek saja, ada juga yang datang dari Jatim, Jateng, Jabar, bahkan Sulawesi.
Dalam seri perdana ini sempat mengalami kendala dikarenakan kondisi lintasan yang terguyur hujan hingga akhirnya pimpinan perlombaan menghentikan perlombaan tersebut. Saat itu, race sudah memasuki heat kedua untuk kelas FFA, 19, 18,17 dan 16 detik. Adapun kelas yang biasa dibuka oleh panitia, yaitu consolation 16,5 hingga 18,5 detik pun terpaksa dibatalkan.
Akhirnya, hasil akhir pun telah ditentukan, untuk 15,14,13,12 detik dengan menggunakan hasil dari heat 1. Sedangkan FFA, 19, 18,17,16 rata-rata dari hasil heat 1 dan 2.
Dalam event ini, Welliem Surya. G dengan Mitsubishi Lancernya menorehkan waktu tercepat yaitu, 10,690 yang turun di Drag Race 402m kelas FFA. Sedangkan dari ajang Drag Bike 201m, Alvan Chebonk menjadi fastest of the day dengan catatan waktu 07,016. Alvan yang masih terbilang muda, mampu menjadi top speed dengan motor mio nya yang turun di kelas Matic FFA

0.2 Antrian Dragster D2 Sentul Saat di Starting Line (Terlihat Taxi Ex*r*s ikut meramaikan Event ini.. What An Idiot)

0.3 Pasukan Para "NGO MANIAK" Saat Sedang Di Paddock

0.4 Para Dragster dan "NGO MANIAK" Sedang Start

Tahun Ini, Genap 60 Tahun Goodyear di Balapan NASCAR

SPORTKU.COM - Tahun ini, genap 60 tahun Goodyear menjadi suplier ban untuk balapan populer Amerika Serikat yang terkenal dengan sebutan NASCAR. Goodyear dan NASCAR telah menjalin kerjasama sejak 1954.
"Kami sangat bangga bisa merayakan 60 tahun komitmen kami sebagai suplier ban NASCAR," ujar Stu Grant, General Manager of global race Goodyear seperti dikutip dari Autoevolution, Senin (17/2).
Grant juga menambahkan bahwa ajang NASCAR juga berperan besar dalam pengembangan serta inovasi ban pabrikan Amerika tersebut. Tidak terkcecuali teknologi terbaru Multi-Zone Tread yang baru diperkenalkan di musim 2013 lalu.
"Ban Multi-Zone Tread ini pertama kali digunakan saat balapan di Atalanta dan hasilnya sangat memuaskan. NASCAR jelas berperan dalam inovasi dan evolusi ban Goodyear dan tahun ini kami melakukan investasi besar-besaran untuk terus mengembangkan teknologi Multi-Zone Tread," tutup Grant.

Selasa, 22 April 2014

Jadwal Sementara Balap ISOM Sentul 2014.

RACING4.NET - ISOM Sentul 2014 - 24 Januari 2014 - Perhelatan akbar Indonesian Series Of Motorsports yang rutin di gelar tahunan di Sirkuit Sentul Bogor tetap menjanjikan balapan yang seru di tiap SLOT Balapannya di 2014. Seperti biasa ada 8 hingga 10 balapan dalam tiap putaran gelaran.
Handicap kurangnya animo penonton masih diprediksi terjadi dan sudah biasa, namun ada beberapa informasi yang diperoleh redaksi bahwa akan ada balapan One Make Race baru akan digelar dan akan melibatkan tayangan live TV atau siaran tunda. Masih kita tunggu kiprah OMR baru tersebut. 
Dari sisi peminat balapan tetap ramai dan antusias. Balap mobil buatan Eropa ETCC masih cukup diminati semakin ramai saja seperti halnya kita menyaksikan balapan mobil lawas alias Retro. Seri Kejurnas di kelas Indonesia Super Production juga tetap dijaga keberadaannya. 
Sukses untuk Sirkuit Sentul dan Komunitas Balap Mobil yang tetap konsisten bejek gas.
Jadwal Sementara Balap-Touring ISOM Sentul 2014
  • Seri I: 23 Maret
  • Seri II: 27 April
  • Seri III: 17 Agustus
  • Seri IV: 14 September
  • Seri V: 19 Oktober
  • Seri VI: 23 November

National Association for Stock Car Auto Racing (NASCAR)

National Association for Stock Car Auto Racing (NASCAR) merupakan perusahaan yang dimiliki oleh keluarga dan menyelenggarakan berbagai macam acara balapan. Didirikan oleh Bill France Sr. pada 1947-48. Kini, yang memegang jabatan CEO di perusahaan ini adalah cucunya, Brian France. NASCAR merupakan penyelenggara balap mobil terbesar di Amerika Serikat. Tiga seri balapan terbesar NASCAR ialah Seri PialaSeri Nationwide, dan Seri Truk. NASCAR menyetujui lebih dari 1.500 balapan di 100 trek di 38 negara bagian di Amerika Serikat. Selain itu NASCAR juga menggelar balapan di KanadaMeksiko dan Eropa. NASCAR juga mengadakan beberapa balapan eksibisi di SuzukaJepangMotegi, Jepang, dan Calder Park RacewayAustralia.
Kantor pusat NASCAR berada di Pantai Daytona, Florida termasuk juga kantor-kantor cabang lainnya di empat kota di negara bagianNorth CarolinaCharlotteMooresvilleConcord, dan Conover Kantor regionalnya berada di New York CityLos AngelesBentonville. Untuk kantor di luar Amerika terletak di Mexico City dan Toronto.
NASCAR merupakan salah satu dari olahraga yang paling banyak dilihat berdasarkan rating televisi di Amerika Serikat. Faktanya, hanyaNational Football League-lah yang memiliki banyak penonton dibanding NASCAR. Di luar Amerika, NASCAR disiarkan di lebih dari 150 negara. Pada tahun 2004, direktur keamanan NASCAR menyatakan NASCAR berada di urutan ke-17 dari 20 acara olahraga rutin mingguan yang dihadiri penonton setiap musimnya. Majalah Fortune menyatakan aliran uang sponsorship perusahaan yang mengalir di NASCAR melebihi ajang balapan lainnya seperti Formula Satu atau MotoGP meskipun sejak Serangan 11 September 2001 yang berdampak langsung pada perekonomian di Amerika Serikat, beberapa perusahaan mulai mengurangi kegiatan sponsor mereka di ajang olahraga. 

Sejarah

Diawali pada dekade 1920-an dan 1930-an, Pantai Daytona dikenal luas sebagai salah satu tempat untuk mencatat rekor kecepatan. Perancis dan Belgia bersaing disini dan mencatat delapan rekor kecepatan antara 1927 sampai 1935. Setelah sempat dipakai sebagai lokasi balapan berseharan antara Ransom Olds dan Alexander Winton pada 1903. Pantai ini kemudian dipakai sebagai pusat adu kecepatan dengan 15 catatan rekor yang berhasil dicatat di lokasi yang kemudian dikenal sebagai Sirkuit Jalan Pantai Daytonaantara 1905 sampai 1935. Pada waktu itu juga Bonneville Salt Flats menjadi lokasi untuk mencatat rekor kecepatan darat. Pada 1936 Pantai Daytona menjadi sebuah sinonim dengan mobil cepat. Para pembalap membalap di trek sepanjang 6,6 km, dengan trek lurus pantai sepanjang 2,4-3,2 km dan trek lurus lainnya yang kini dikenal sebagai jalan negara. Dua trek lurus ini saling bertemu dengan bagian pasir yang menutupi tikungan pertemuan keduanya.

Liga dalam NASCAR

Sprint Cup Series

Seri Piala Sprint NASCAR merupakan divisi tertinggi dalam balapan NASStrictly Stock Series. Era tahun 1950-1970 balapan ini kemudian dikenal dengan nama Grand National Series. Sejak memiliki sponsor dari perusahaan tobako R. J. Reynolds Tobacco Company, seri ini kemudian dikenal dengan nama Winston Cup Series sampai akhir musim 2003. Sejak 2004 sampai 2007 balapan ini berganti sponsor menjadi Nextel Cup Series, dan dengan adanya merger antara Nextel dengan perusahaan telekomunikasi Sprint, maka sejak musim 2008 balapan ini dikenal dengan nama Sprint Cup Series sampai saat ini.
CAR. Pertama kali digelar tahun 1949 dengan nama
Pembalap yang paling sering juara di seri Sprint Cup adalah Richard Petty dan Dale Earnhardt Senior dengan raihan 7 kali gelar juara umum.

Nationwide Series

Seri Nationwide merupakan divisi dua dari seri balap NASCAR (kira-kira sama seperti F3000 yang merupakan divisi dua sebelum jenjang F1). Pertama kali diadakan tahun 1982, dan biasanya digelar di sirkuit-sirkuit kelas dua yang tidak menggelar balapan Sprint Cup. Balapan Nationwide juga biasanya digelar sehari sebelum balapan utama Sprint Cup.

Camping World Truck Series[sunting | sunting sumber]

Seri Camping World Truck merupakan seri balap NASCAR khusus untuk mobil-mobil berbentuk pick-0up, dan pertama digelar di musim 1995.
National Association for Stock Car Auto Racing (NASCAR)
National Association for Stock Car Auto Racing (NASCAR) merupakan perusahaan yang dimiliki oleh keluarga dan menyelenggarakan berbagai macam acara balapan. Didirikan oleh Bill France Sr. pada 1947-48. Kini, yang memegang jabatan CEO di perusahaan ini adalah cucunya, Brian France.
NASCAR merupakan penyelenggara balap mobil terbesar di Amerika Serikat.[2] Tiga seri balapan terbesar NASCAR ialah Seri Piala, Seri Nationwide, dan Seri Truk. NASCAR menyetujui lebih dari 1.500 balapan di 100 trek di 38 negara bagian di Amerika Serikat. Selain itu NASCAR juga menggelar balapan di Kanada, Meksiko dan Eropa. NASCAR juga mengadakan beberapa balapan eksibisi di Suzuka, Jepang. Motegi, Jepang, dan Calder Park Raceway, Australia.

Entri Populer